Sondag 13 Julie 2014



Teori Administrasi Negara


Administrasi Negara berkenaan dengan penyelesaian hal-hal yang untuk tercapainya tujuan yang telah ditentukan. Jadi ilmu administrasi adalah sistem pengetahuan dimana dengan pengetahuan tersebut, manusia dapat mengerti, hubungan-hubungan, meramalkan secara teratur bekerja sama untuk tujuan bersama.
Oeleh sebab itu Administrasi merupakan keseluruhan proses kerjasama antara dua orang atau lebih yang mendasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya

Menurut Lembaga Administrasi Negara RI (2002:31), bahwa:
a.      Perencanaan dalam arti seluas-luasnya tidak lain adalah suatu proses mempersiapkan secara sistematis kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan untuk mencapai sesuatu tujuan tertentu.
b.      Perencanaan adalah proses penentuan tujuan, penentuan kegiatan dan penentuan aparat pelaksana kegiatan untuk mencapai tujuan.
c.       Perencanaan adalah usaha yang diorganisasikan berdasarkan perhitungan-perhitungan untuk memajukan perkembangan tertentu.

Pengertian administrasi

Menurut Leonard B. White,
Administrasi adalah suatu proses yang umun pada setiap usaha kelompok-kelompok baik pemerintah maupun swasta , baik sipil maupun meliter, baik ukuran besar maupun kecil.[1]
Menurut Pramuji Atmosudirjo, Adalah:
Administerasi merupakan suatu fenomena social yaitu perwujudan tertentu didalam masyarakat modern. eksistensi administrasi ini perkaitan dengan organisasi. jadi, barang siapa hendak  mengetahui adanya administrasi didalam masyarakat ia harus mencari terlebih dahulu suatu organisasi masih hidup disitu terdapat administrasi[2]

Menurut Cilick, Administrasi adalah suatu system pengetahuan dimana olehnya manusia dapat mengerti hubungan-hubungan meramalkan akibat-akibat dan membengaruhi hasil-hasil pada suatu keadaan dimana orang-orang secara teratur bekerja sama untuk tujuan bersama[3]

Menurut The Liang Gie, (dalam Inu Kencana Syafiie);

Administrasi adalah segenap rangkaian kegiatan penataan terhadap pekerjaan pokok yang dilakukan oleh sekelompok orang dalam sama mencapai tujuan tertentu.[4]
Menurut Sodang P. Siagian,
Administerasi adalah keseluruhan proses pelaksanaan dari keputusan – keputusan yang telah diambil dan pelaksanaan itu pada umumnya dilakukan dua orang manusia atau lebih untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.[5]
Menurut Hadari Nawawi, Administerasi  Adalah
kegiatan atau rangkaian kegiatan sebagai proses pengendalian usaha kerja sama kelompok manusia untuk mencapai tujuan bersama yang telah ditetapkan sebelumnya.[6]
Menurut Ermaya Suradinata Administrasi adalah suatu proses yang melibatkan manusaia atau tenaga kerja dan materi untuk mencapai tujuan dalam proses tersebut tentu dibutukan adanya hubungan baik antara manusia dengan manusia lainnya maupun manusia dengan alat penujang lainnya atau kelengkapan atau materi dan hubungan dengan lingkungan baik dalam proses didalam organisasi maupun lingkungan organisasi[7]
Menurut Prajudi Atmosudirdjo, administrasi dapat dibedakan ke dalam dua bagian, yaitu:
1.      Administrasi dalam arti sempit, berarti tata usaha atau office work.
2.      Administrasi dalam arti luas, dapat ditinjau dari tiga sudut, yaitu dari sudut proses, fungsi, dan kepranataan (institusi).[8]
Menurut Penulis Administrasi merupakan
keseluruhan proses yang dimulai dari proses pemikiran, perencanaan, pengawasan sampai dengan proses tercapainya tujuan. Ditinjau dari sudut kepranataan adalah kelompok orang-orang yang secara tertentu melakukan aktivitas-aktivitas untuk mencapai tujuan atau proses penyelenggaraan kerja untuk mencapai tujuan yang ditetapkan[9]
Menurut Luther Gullick, sebagaimana dikutip Widodo Suparno, bahwa:

“Administrasi berkenaan dengan penyelesaian hal-hal yang untuk tercapainya tujuan yang telah ditentukan. Jadi ilmu administrasi adalah sistem pengetahuan dimana dengan pengetahuan tersebut, manusia dapat mengerti, hubungan-hubungan, meramalkan secara teratur bekerja sama untuk tujuan bersama”.[10]

Melihat dari teori diatas penulis dapat disimpulkan bahwa pengertian administrasi merupakan keseluruhan proses kerjasama antara dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya, dimana terdapat unsur-unsur, meliputi:
1.      Dua orang atau lebih
2.      Adanya tujuan yang hendak dicapai
3.      Adanya tugas yang hendak dilaksanakan
4.      Peralatan dan perlengkapan.

Pengeritan Negara
Menurut  Inu Kencana Syafiie, Negara adalah suatu kelompok persekutuhan alat organisasi kesederhanaan kewilayahan , yang memiliki system politik melembaga dari rakyat, keluarga, desa, dan pemerintah lebih tinggi; terdi dari orang – orang yang kuat memiliki monopoli, kewibawaan, daulat, hokum, dan kepemimpinan yang bersifat memaksa sehingga pada akhir memperoleh keabsahan dari luar dan dalam negeri; selanjutnya organisasi ini memiliki kewenangan  untuk membuat rakyatnya teteram, aman, teratur, terkendali, disatu pihak dan dilain pihak melajani kesejateraan dalam rangka mewujudkan cita-cita bersama.[11]
Menurut Nasroen dalam Inu Kencana Syafiie, negara merupakan suatu alat penting yang diadakan oleh manusia dan berada ditangan manusia itu sendiri.[12]

Menurut Ermaya Suradinata
Negara merupakan lembaga organisasi masyarakat yang mempunyai daerah tertentu, dimana kekuasaan Negara berlaku sepenuhnya. Juga Negara merupakan sebagai gejala social politik, dipadang dari ilmu sosiologi Negara adalah sekelompok politik persekutuhan hidup orang  banyak jumlahnya dan terkait dengan perasaan sensitive dan seperjuangan, maka apabila membicara masyarakat maka kita membicara organisasi[13]

Menurut Inu Kencana Syafiie Negara  adalah
persekutuhan yang sempurna dari orang-orang yang merdeka untuk memberoleh perlindungan hukum dan alat atau wewenang yang mengatur atau mengendalikan persoalan persoalan persama atas atas nama masyarakat untuk mewujudkan degara suatau organisasi kekuasaan yang penuh kewibawaan.[14]

Menurut Nasroen menyapaikan negara adalah

suatu negara itu bukan satu pergaulan hidup biasa, tetapi bentuk pergaulan hidup yang khusus dan kekhususnya terletak pada syarat-syarat tertentu yaitu rakyat, daerah, dan pemerintah tertentu.yang harus dipenuhi oleh pergaulan hidup itu agar dapat dinamakan negara[15]

Dari defines diatas penulis dapat disimpulkan negara merupakan persekutuhan dari keluarga dan desa guna memperoleh hidup yang sebaik-baik dengan segalah kepentingan yang dipimpin oleh akal dari suatu kuasa yang perdaulan. Karena negara merupakan suatu organisasi kewilayahan yang pergerak dibidang kemasyarakatan dan kepentingan seseorangan dari segenap kehidupan yang multidimensional untuk pengawasan pemerintahan dengan legalitas kekuasaan tertinggi.

Pengertian administrasi negara
Menurut  Jhon Pffifner dan Robet V Presthus antara lain administerasi negara sebagai beriku;
a. Administrasi negara meliputi implementasi kebijaksanaan pemerintah yang telah ditetapkan oleh badan-badan perwakilan politik
b.Administrasi negara dapat didefinisikan sebagai koordinasi usaha-usaha perorangan dan kelompok untuk melaksanakan kebijaksanaan pemerintah.
c. Administerasi negara adalah suatu proses yang bersangkutan dengan pelaksanaan kebiyaksanaan- kebijaksanaan pemerintah, pengarahan kecakapan dan teknik-teknik yang tidak terhingga jumlahnya, memberikan arah dan maksud terhadap usaha sejumlah orang.[16]

Mnurut  Edward H. Litchfield administrasi negara adalah
suatu studi mengenai bagaimana bermacam-macam badan pemerintah diorganisir, diperlengkapi tenaga-tenaga dibiayai, digerakan, dan dipimpin.[17]

Menurut Dwight waldo
 administrasi negara adalah manajemen dan organisasi dari manusia dan peralatannya guna mencapai tujuan pemerintah[18]
Menurut Inu Kencana Syafiie
administrasi negara adalah dapat dirumuskan sebagai seluruh proses baik yang dilakukan organisasi maupun perorangan yang perkaitan dengan penerapan atau pelaksanaan hukum dan peraturan yang dikeluarkan oleh badan ligislatif, eksekutif, serta peradilan.[19]

Menurut Amin Ibrahim, administrasi negara adalah seluru upaya penyelenggaraan pemerintahan  yang meliputi kegiatan manajemen pemerintahan melalui; perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan pembagunan, dengan mekanisme kerja dan dukungan sumber daya manusia serta dukungan administrasi atau tata laksananya untuk tercapai tujuan –tujuan yang bersifat kenegaraan ditetapkan melalui undang-undangan.[20]

Menurut Ermaya Suradinata Administrasi Negara
merupakan bagian atau species dari administrasi tidak bias lebas hubungannya dengan fungsi pemerintahan, setiap negara termasuk Indonesia dari dalam pemerintahan adanya dikotomi fungsi pemerintahan tersebut mempunyasi pegaruh terhadap perkembangan ilmu administrasi negara bias menguntungkan dan bias bias merugikan dan disisi lain menekankan pentingnya administrasi negara[21]

Dari definisi diatas penulis disimpulkan administerasi negara merupakan suatau proses pelaksanaan negara yang sebagai organisasi untuk mengejar tujuan-tujuan yang bersifat kenegaraan agar mewujudkan suatu kerja sama dalam kelompok organisasi baik dari pemerintah maupun swasta serta masyarakat membawah negara Indonesia yang lebaik dalam mencapai tujuan yang telah tetapkan sebelumnya. melalui indicator-indikator yaitu; Hubungan, Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, Pengawasan Pembagunan, Kebijaksanaan, dan Sumber Daya Manusia, serta  kerja sama untuk mewujudkan Mencapai Tujuan organisasi secara segnifikan.
Menurut Odgers (2005), manajer administrasi bertanggung jawab mengelola informasi, sistem informasi, teknologi maupun SDM yang ada untuk memaksimalkan produktivitas bagian administrasi yang dipimpinnya.
Tanggung Jawab Manager Administrasi
a.       Perencanaan
b.      Pengorganisasian
c.       Pengalokasian staf
d.      Pengarahan
e.       Pengawasan
f.       Tantangan
g.      Kualifikasi

 Tiga Tahapan yang Dilalui Sekretaris
a.   Dependance
        pada tahap awal sekretaris memiliki ketergantungan yang tinggi pada atasan dan rekan kerja.
b.         Independence
        seiring dengan adaptabilitas dan fleksibilitas terhadap pekerjaan, sekretaris semakin mampu memahami dan menjalankan pekerjaan. memiliki perasaan bahwa ia dibutuhkan organisasi.
c.    Interdependence
sudah memiliki konsep berpikir dan konsep kerja yang konstruktif.

Organisasi merupakan studi tentang bagaimana organisasi melaksanakan fungsinya dan bagaimana organisasi tersebut mempengaruhi dan dipengaruhi oleh orang-orang yang bekerja di dalamnya maupun masyarakat dimana organisasi itu beroperasi ( penulis)
 Desain organisasi adalah
merupakan sisi lain dalam manajemen organisasi dalam arti suatu organisasi dalam pelaksanaannya dapat dikoordinasikan untuk mencapai tujuan. Dengan perkataan lain meskipun sudah ada struktur yang mempolakan mekanisme kerjanya akan tetapi diperlukan rancangan kegiatan dalam setiap pelaksanaan kerjanya agar dapat dikoordinasikan untuk mencapai tujuannya.

mempunyai struktur yang berbeda, meskipun ada unsur intinya yang sama. Oleh karena itu merancang pola hubungan kerja dan merancang tindakan atau mendesain organisasi dilandasi oleh adanya unsur inti dalam suatu organisasi.

Unsur-unsur inti dalam organisasi menurut Henry Mintzberg ada 5 yaitu:
  1. The operating core / unsur pelaksana yaitu pegawai yang melakukan pekerjaan dasar berhubungan dengan produksi & jasa.
  2. The strategic apex unsur strategis pimpinan puncak yg bertanggung jawab terhadap keseluruhan organisasi.
  3. The middle line unsur kelompok menengah para pimpinan yang menjadi penghubung kelompok pelaksana dengan kelompok strategis.
  4. The techno structure unsur kelompok analis yg bertanggung jawab pada adanya SOP (standard operating prosedure )
  5. The support staff unsur kelompok orang-orang yang mengisi unit staff yang memberi jasa pendukung tidak langsung pada organi

Perilaku organisasi
ü  Perilaku organisasi mengambil pandangan mikro, menekankan pada individu-individu dan kelompok-kelompok kecil.
ü   Fokusnya pada seperangkat prestasi dan sikap pegawai yang meliputi produktivitas, absensi, rotasi dan kepuasan kerja.
ü  Topik topik perilaku individu yang dipelajari dalam perilaku organisasi  adalah persepsi, nilai-nilai, pengetahuan, motivasi, serta kepribadian.
ü  Adapun  yang termasuk dalam topik kelompok adalah peran status kepemimpinan, kekuasaan, komunikasi dan konflik.

Kata kuncinya: mewujudkan Tujuan organisasi yang lebih baik dari masa akan datang .

Menurut Malayu SP. Hasibuan (2001:24), bahwa:
Pengorganisasian adalah kegiatan untuk mengorganisir semua karyawan dengan menetapkan pembagian kerja, hubungan kerja, delegasi wewenang, integrasi dan koordinasinya, dalam bagan organisasi (organization chart).
1.   Pengorganisasian adalah penentuan hubungan antar kekuasaan yang efektif antara pekerjaan, orang-orang dan tempat-tempat pekerjaan tertentu bagi kelompok untuk bekerja secara efisien.
2.   Pengorganisasian adalah pekerjaan membagi tugas, mendelegasikan kekuasaan dan menentukan apa yang dilakukan oleh manajer.
3.   Pengorganisasian adalah pembagian pekerjaan yang direncanakan untuk diselesaikan oleh anggota-anggota kelompok pekerjaan. Penentuan hubungan-hubungan pekerjaan yang baik diantara mereka, dan pemberian lingkungan pekerjaan yang sepatutnya
 Sayalom kita mulai belajar kedewasaan  mulai dari sekarang.
Mandiri selalu berhubungan dengan manusia yang sedang melaksanakan kegiatan tersendiri. Jadi mandiri memiliki ciri-ciri sebagai berikut, kecuali.....
a. Tanggung jawab
b.  Menghargai waktu
c.   Seenaknya sendiri
d. Percaya diri

Sekian Dan Terima Kasih




[1] Menurut Leonard B. White, introduction to the study of public adminitrasion, the mac millan Company, new York, 1955:h.1.p10.;
[2] Menurut pramuji atmosudirjo, administrasi dan manajemen umum, Ghalia Indonesia.jakarta.1982:h.39-40 ( aspek pertama)
[3] Menurut Luther Cilick, papers   on the science of administration.1937.
[4] Menurut the liang Gie dalam inu kencana syafiie, sistem administrasi negara, Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2009:h.4.
[5] Sodang P. Siagian, administerasi pembagunan, Jakarta: gunung agung, 1985:h.14
[6] Hadari Nawawi, administerasi personel, Jakarta: gunung agung,1990:h.15.
[7]Prof. Dr. Ermaya Suradinata Administeras Lingkungan Dan Ekologi Pemerintahan Dalam Pembagunan,Bandung: Cv.Ramadan Citra Grafiks.1998:H.2.
[8] Ibid, 1982:h.30.
[9] Hugi lokon, motivasi yang sukses dalam kepemimpinan yang efektif. Jakarata:artikel ilmia. PT. ravindo.2014:h.9.
[10] Ibid. 2007:h.31
[11] inu kencana syafiie, sistem administrasi negara, Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2009:h.4.
[12] Ibid. 2009:h.10.
[13] Ermaya Suradinata Administeras Lingkungan Dan Ekologi Pemerintahan Dalam Pembagunan,Bandung: Cv.Ramadan Citra Grafiks.1998:H.41.
[14] Ibid. 2009.9.
[15] Prof. nasroen, asal mula negara, aksara baru, Jakarta: 1986:h.12.
[16] Jhon Pffifner dan Robet V Presthus dalam public administration, theronald perss company, new York,1990: h.4.
[17] Edward H. Litchfield, note on A General theory of administration , administrative science Quarterly, No. 1. 1956.
[18] Dwight waldo, notes on a general theory administration , administrative science Quarterly, No. 1. 1956.
[19] inu kencana syafiie, sistem administrasi negara, Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2009:h.33.
[20] Amin Ibrahim, pokok-pokok administrasi public dan implementasinya, Bandung: Diterbitkan Oleh PT. Refika Aditama, 2009:h. 17.
[21]  Ibid.1998: h. 2.

Geen opmerkings nie:

Plaas 'n opmerking